God know "my size"
Tuhan tau batas-batas kekuatan kita,
kalo Tuhan "strectch" hidup kita, tujuanNya bukan buat kita jadi "putus"
tapi buat memperbesar kapasitas hidup kita.
Seringkali saya gagal untuk ngucap syukur ketika ada banyak hal yang gak sesuai keinginan terjadi." this is too much, Lord... i can't handle it " saat masalah datang bertubi2, yang satu belum selesai yang lain sudah datang lagi, my flesh pengennya mengeluh dan bilang, " oh no! not now! i am not ready for these changes ".
Tapi dalam perjalanan pertumbuhan saya, akhirnya saya semakin mengerti dan kenal hatiNya. Gak ada "yang buruk" dalam rencanaNya!
Bahkan dalam setiap masalah, tantangan, cobaan hidup, Dia terus ada... setia menyertai, menyatakan kasih karuniaNya, memberi penghiburan dan kekuatan, membangkitkan pengharapan dan mengobarkan api semangat di hati.
Saya belajar ( jatuh dan bangun dalam proses ) buat punya sikap hati dan respon yang benar buat situasi2 'sulit' yang Dia izinkan dalam hidup saya.
Ini untuk kebaikan saya.
Ini proses hidup saya.
Ini semua ada dalam "rancangan kasih"Nya untuk saya.
belajar mempercayai Tuhan gak pake acara-acara "curiga" sama Dia.
belajar berserah..
belajar berjalan sesuai dengan "rhytme"Nya, dalam flow kasih karuniaNya.
Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat bahwa kita ini debu. (Mazmur 103:13-14)
Tuhan tau exactly our "sizes", entah kita S, M, L or XL, hehehe...
Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan BIASA ( sooo jangan jadi selfpity yak, ngrasa jadi orang paling malang sedunia, hehehe ), yang TIDAK MELEBIHI kekuatan manusia.
Sebab Allah SETIA dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu.
Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu JALAN ke LUAR, sehingga kamu DAPAT MENANGGUNGnya. ( 1 kor 10 : 15 )
Sejujurnya Big challenges buat saya saat ini adalah soal " 3 children under 3 years old ",
yang ketiga belon nongol tapi saya uda ngrasain ada BIG mountain di depan yang kudu didaki.
Rasanya kok perjalanan saya kebanyakan "mendaki gunung" yah, pengen rasanya tenang2 berbaring guling-gulingan di "padang rumput" ato at least nyanyi2 gelayutan di pohon ala india-he.
Tapi kali ini dari awal saya found out saya tekdung lagi, saya uda set hati saya, saya gak mo jadi grumpy mommy, saya mau belajar accept. sekalipun hamil, kudu naek pesawat sendirian, trus long travelling, jetlag, 3 mgg di PA trus pindahan ke NY 5 minggu, ikut kelas intensif, balik lagi ke thailand, pindahan, cari rumah, etc... seems too much tapi saya terus claim janji Tuhan, " i will see the goodness of the Lord in the Land of living! " ( psalm 27:13 )
Awal2 berhasil tapi akhirnya... ngeluh juga, hehehe... 2-3 kali saya bilang sama suami, " hun, kalo bisa gak usa travel2 lagi yah kalo anak2 masih kecil... jetlagnya itu loh gak tahan... menderita banget. capek anak2 kayak gini, kudu latih mereka punya sleeping habits yang baru. " dan pas sampe di New york dan saya kudu bolak-balik jalan kaki dari apartemen ke tempat training , total minimal 1 jam jalan kaki, saya bilang, " walah... parah yah... gak sanggup deh aku kayak gini". Masih ngeluh juga, hehehe... manusia-manusia!
Setiap hari saya bergumul buat menjaga kondisi hati saya tetep bisa bersukacita, bersyukur dan punya positive attitude... asli susaaaaaaaaaaaaaah bangettttt but i believe i can!
In Christ, kita bisa hidup berkemenangan, iya kan?
Oke, sebenernya lagi mo cerita tentang kebaikan Tuhan nih, jawaban2 doa yang kami terima lately.
Yang soal pelayanan kan uda diceritain mike di newsletter tapi yang ini belon sempet diceritain, hehehe...
Sebelum dtg ke training ini kami berdoa spy kami bisa dapat a nanny buat bantu kami babysit ank2 selama kami ikut kelas. Gak mungkin kan, gue en mike ikut kelas dengan 2 anak. Timbo pasti super bete, dia butuh main di playground, apalagi dia anaknya bawel, suka nyanyi, ngomong, gerak sini-sono. Ahhh rasanya gak mungkin keeping him in the class. Training kami mulai dari jam 8pagi sampe 5 sore, setiap hari senin-jumat. Tapi dr kluarganya Mike gada yg bs datang buat bantu.
Tiba2 kami dpt kabar klo ada a single girl dr missouri, umur 17 tahun yg bsedia jd nanny kami. Kluarganya ikut training yg sama 2 tahun yg lalu. Jadi dia cukup familiar juga dgn lingkungan dsini. Bnr2 jawaban doa yg di luar pemikiran kami!! Namanya melody swatzentruber. Dia terbang ke sini, bayar tiketnya sendiri, rela luangin waktunya 5 minggu cuma buat babysit (jadi ada nanny for us ) ank2. Jadi dr pagi dia uda urus Timmy, bahkan pas siang dia bisa put Timmy to take akan nap!!! Tuhan emang ajaib deh dlm sgala jalanNya!!!
Gak kbayang klo kami kudu sewa orang or titipin Timmy di daycare, bisa abis brapa duit coba? Yg ini gratis, emang dia pengen bless us with what she can do. Si melody ada nulis blog juga tentang journey dia selama di sini, yang kangen liat foto2 timbo bisa intip2 di SINI ada beberapa.
Jawaban doa yg kedua adalah... Kami uda dapet nanny buat selama 6 bulan!!!
Jujur pas saya tau saya hamil lagi, saya bilang sama suami klo saya mo pake partimer yang kerja mungkin seminggu 3kali buat bantu saya catch up sama kerjaan rumah tangga yg gak ke handle.
Come on, 3 children under 3years old tanpa pembantu?????
Kayaknya saya gak bisa deh, at least buat awal2 saya bnr2 butuh. Kami gak mungkin bisa hire pembantu buat kerja setiap hari krn pas itung2, gajinya bisa 1/6 dari gaji suami. Gaji pembantu disini dihitung per-jam bow! We need to bener2 saving money khususnya karena kami punya keluarga besar di 2 negara yang berbeda yang kudu dikunjungi.. So jadi kami berdoa.... Kasih tau Tuhan apa yg kami butuhkan dan minta Tuhan yg buka jalan.
Pas kemarin 3 minggu kami di PA, si Mike dapet hikmat Tuhan buat kirim email ke gereja, kasih tau klo kami butuh a single girl buat jadi nanny, bantuin saya ngurus anak2 khususnya pd masa transisi pas baby #3 lahir karena kali ini gada yang bisa dateng dari keluarga kami buat bantuin saya abis lahiran.Jadi kami bener2 butuh orang. We need someone for 6 months from september 2013 till feb 2014. Biasanya sih saya cuma butuh waktu sebulan buat bisa adjust bener2 back to "normal routine" abis lahiran, tapi kali ini, kayaknya gak bisa secepet itu. 3 anak boow. Tiap malam kami berdoa minta Tuhan bring the right person for us klo emang ini ada dlm rencananya tapi klo Tuhan pikir lbh bgs kami hire local People buat jadi nanny juga kami rela, kami percaya Tuhan yg bakalan cukupin finansial kami.
9 hari kemudian, salah satu pastornya Mike email kami dan bilang their oldest daughter, namanya Esther stoltzfus (19 tahun ) mau pergi buat bantu kami!!! Dia uda doa dan bahkan ada 4- 5 orang yg datengin dia dan bilang, " did you see Michael 's email? I think u are the right person for them!!!! " you need to go to help them! you are the right person! " itu uda kayak konfirmasi buat dia. Saya jujur cuma bisa terharu, merinding, bersukacita, bersyukur, ngrasa gak layak dan berutang banget sama Tuhan!!!! Ini tuh anaknya pastor, orgnya People person banget, personalitynya bagus, rohaninya bagus dan sbg anak tertua dari keluarga yg punya 11 anak, dia sgt2 terbiasa ngurus anak2 kecil!! :) just exactly what i need. Praise the lord for that. Kemaren minggu babenya nanya2 kami gimana soal visa tinggal, etc trus dia kasih tau kalo kami gak usah pusing soal tiket, semuanya dia yang urus, kami gak usa kluarin duit apa2. Hari gini mana ada orang yang mau "kerja" gratisan tanpa dibayar bahkan bayar tiketnya sendiri? Ajaib tapi nyata, cuma bisa ditemukan dalam lingkungan kluarga kerajaan Allah. God is good! Dia sanggup menggerakkan hati orang untuk pergi dan memberkati keluarga kami.
Tuhan yang berjalan di depan kami, memimpin dengan "tiang awan" dan "tiang api"nya.
menyediakan manna setiap pagi
memenuhi segala kebutuhan kami
bahkan hal2 yang kecil sekalipun Dia sangat peduli...
Allah yang kayak gini yang layak disembah
Allah yang hidup!
Nyata perbuatanNya, dasyat karyaNya, luarbiasa kasihNya
4 single girls yang dikirim Tuhan
Myrna dan Jeanelle bakalan datang dari amrik barengan kami buat bantuin kami selama proses moving ( cari rumah, unpack, urus anak2, etc ) mereka bakalan stay with us for a month!
Melody, bantuin kami selama 5 minggu dengan childcare selama kami ikut training.
Esther, yang bakalan 6 bulan spendtime with us bantu urus anak2 pas baby #3 nongol.
4 cewek single yang rela dan mau jadi berkat,memberi waktu, hidup, talenta mereka untuk melayani.
bukan "pelayanan" dasyat yang biasa bikin orang2 "tepok-tangan"
tapi pelayanan yang bikin hati Tuhan bersukacita dan oranglain merasakan kebaikan Tuhan.
karena esensi dari pelayanan itu adalah : mau do something for other people dan mau meringankan beban oranglain ( gal 6: 2 )
So, singles, jangan cuma terlibat dalam pelayanan di dunia gereja yah tapi be a real blessing in your home, serve and help your parents, be a good brother/sister for your younger siblings.
Ada banyak macam "pelayanan" yang bisa kamu lakukan supaya bisa jadi a real blessing dalam hidup oranglain. Pelayanan yang mungkin gak 'diketahui' oleh banyak orang tapi bisa bikin orglain ngrasa dikasihi.
Kalo mau jadi "perpanjangan tangan Tuhan" dan jawaban doa buat oranglain yah simple, kudu konek en belajar peka sama pimpinan Roh Kudus. Ini bakalan buat hidup kita efektif. So ayo doa, tanya Tuhan apa yang kamu bisa lakukan dan buat siapa. Pasti deh Tuhan bakalan taruh nama or ingetin kamu tentang seseorang/ beberapa orang dan kasih kamu ideas/ hikmat apa yang kamu bisa lakukan untuk menjawab kebutuhan mereka.
Lewat 4 singles ini, saya bener2 ngrasa.... duh Tuhan baik banget...
He really knows my size!
Dia tau kalo saya gak mungkin sanggup jadi Dia yang provide helpers for me,
buat beberapa situasi yang berbeda.
Tuhan juga tau "your size", Dia gak bakalan membiarkan cobaan dan tantangan hidup datang melebihi dari apa yang kamu bisa handle. Inget 1 korintus 10: 15, Dia akan memberi jalan keluar.... sehingga kamu dapat menanggungnya! Jadi kalo kamu sekarang lagi stuck, seperti ada wall besar di depan, kamu gak ngerti harus ngapain, hang on there.... terus cari Tuhan, cari hikmatNya, minta pimpinanNya... pertolongan Tuhan gak pernah terlambat!
next posting saya akan share "rahasia hidup dalam kasih karunia", gimana saya belajar menikmati hidup dalam kemurahan Tuhan bahkan dalam situasi2 sulit sekalipun.
God bless you, dear readers...
Berdoa supaya hatimu jadi bersukacita juga pas denger kesaksian ini, berdoa supaya kamu terus berharap sama Tuhan, berdoa supaya ada kerinduan buat ngalamin Tuhan lebih lagi.... amin.
- Lia



















