Saudara-saudara, kalaupun seorang kedapatan melakukan suatu pelanggaran, maka kamu yang rohani,harus memimpin orang itu ke jalan yang benar dalam roh lemah lembut , sambil menjaga dirimu sendiri, supaya kamu juga jangan kena pencobaan |
4/16/21
When you can not be "polisi"
4/15/21
Different Approach in Parenting
olalaaaaa... masa sampai segitunya pikir saya? lah saya juga exercise sama si X. Sore muscle begitu mah biasa aja...
Saya : " hun, I don't think dia sakitnya separah itu deh. aku gak percaya. Dan kalo pun sakit masa sih ngejemur baju doang gak bisa? aku ngerti klo dia mungkin susah angkat basketnya berat, tapi ...? masa berdiri dan jalan dikit buat ngejemur gak bisa. berlebihan banget sih? "
Suami : " thats what X said. ya uda aku percaya. "
Saya : " kenapa gak motivasi dia aja buat keep doing his chore? km tau kan kelemahan dia? dia kadang suka 'berlebihan' dan agak2 dramatis, pain level cuma semana nangisnya bisa semana. aku gak setuju dengan cara kamu lgs let him go kyk gitu dan malah kamu yg jadi jemurin baju ... ntar dia jadi weak hun, dikit2 dia ngeluh ini itu jadiin alasan. aku pengen dia dilatih jd strong .. bear pain. ya uda tetep kerjain meskipun sakit2 dikit. kamu tau kan aku jg gitu.. kakiku sakit2 aja zaman aku masih pake tongkat penyangga.. aku masih paksa diri nyapu.. 4hr plg dr RS abis oprasi kaki aku langsung balik masak. itu aku masih sakit.. but I just bear it.. "
1. gak strongly opposed my husband depan anak.
ini yang mentor kami tanemin. Dulu2 saya sering konflik sama suami, sy ngerasa kadang suami kok ngebela anak? Sejujurnya ini gampang2 susah untuk dipraktekkin. pertama karena personality juga saya orangnya outspoken and direct2 aja. klo gak setuju yah saya ngomong langsung. tapi saya belajaaaaarrrr untuk berubah. Suami juga gitu. Mentor kami bilang.. klo pasangan uda handle duluan, km gak suka caranya, pake bahasa tubuh.. maen isyarat mata, kasih tepukan lembut, pokoknya tetep berusaha komunikasi on the spot tanpa bikin anak "nangkep' klo daddy dan mama lagi gak sehati/beda pendapat nih. Kalaupun sampai harus ngomong pake kata2, yah say the disagreement with respect.
1. gak di depan anak nyatain perbedaan pendapat saya
Yuk praktek ini... pas ada different approach in parenting proses dengan 3 steps ini..
4/11/21
Tante Mikhal, si Ratu mandul
aduhhhh daku kangen sekali deh, dah lama gak ketemu misua..tapi katanya dia lagi jalan pulang... yipieee asooy siap2 ahhh.. eh,eh, tapi... hr ini daud bakal pilih pulang ke rumah yang mana? sama aku ato sama istri yang lain? ahhh, mudah2an dia pilih eike yah... ( Daud kan istri en selirnya banyakkk )
ujar Mikhal, istri Raja Daud, dalam hati... harap-harap cemas menanti kepulangan suaminya.
HAAA?? serius? ga salah liat apa aku? gile kok dia jejingkrakan begitu, nari2 di publik kayak gitu? aishhh selengean banget, gak ja-im banget sih jadi Raja. Ogut jadi "illfeel"
Ketika tabut perjanjian TUHAN itu sampai ke kota Daud, maka Mikhal, anak perempuan Saul, menjenguk dari jendela, lalu melihat raja Daud melompat-lompat dan menari-nari. Sebab itu ia memandang rendah Daud dalam hatinya. ( 1 Taw 15:29 )
And when she ( Mikhal ) saw King David dancing and celebrating, she despised him in her heart.
Despised : look down, dislike, hate
ini step kejatuhan mikhal... masih dalam hati, tp uda look down/mremehkan/merendahkan.. dan ini masih terus "dierami" dengan pride.. " emang tuh yah.. kok jadi Raja gak tau malu, ja-im dikit kek.. ya ampun. gue aja malu jadi istrinya liat dia begonong.. " bikin Mikhal siap2 dgn planning untuk negor Raja Daud as soon as possible.
Pada waktu Daud pulang ke istana untuk memberi salam kepada keluarganya, Mikhal ke luar mendapatkan Daud dan berkata, “Hari ini raja Israel sungguh-sungguh membuat dirinya terhormat! Ia telah bertelanjang seperti orang dungu yang tak tahu malu di depan budak-budak perempuan milik para pegawai istana!” ( 2 Sam 6:20/BIMK )
wadooow... pas Raja Daud pulang.. untuk ngucapin salam dan juga berkat untuk seisi rumahnya, malah disambut dengan tudingan membabi-buta yang very-very sarkastic, tanpa ada papan peringatan, plang di depan rumah " Awas Istri Galak ". Sungguh kesian nasib Raja Daud... sama rakyatnya, sama orang2 luar dihormati.. tapi sama orang rumah alias istri sendiri dapetnya yah beginian...๐
๐ia telah bertelanjang... padahal daud tuh gak telanjang loh, ayat 14 mencatat " Wearing a linen ephod, David was dancing before the Lord with all his might " Daud masih pake kaen sarung linen buat menutupi private part-nya.
๐liat tuh.. hari ini raja Israel sunguh2 membuat dirinya terhormat.. “How the king of Israel honored himself today! ” she said. “He exposed himself today in the sight of the slave girls of his subjects like a vulgar person would expose himself.” ( CSB ) ini bahasa sindiran yang sarkastic banget.
dari cara ngomong si Tante Mikhal, kliatan banget heart attitudenya yg gak respect suami.. yang terang2an "ngebantai" ngomong kata2 seperti senapan yang siap 'membunuh' suami. betapa disrespectful...Tante mikhal merasa dirinya lebih ngerti "tata krama" .. si Daud gimane sih jadi Raja kok kelakuannya begonong? pdhl mikhal sendiri yang "lebih GAK ngerti' tata krama, gimana sih kok ngomong sama Raja dan suami sendiri kayak begonong? spiritual pride blinded us dgn pikiran " I am better than you " padahal sbnrnya kita yang jauh lebih parah dan kudu bertobat.. dari penghakiman yang jahat dan kejam.
Tapi Daud kalem aja kasihtau si Mikhal.. aku rela kok bahkan lakuin hal yg menurut kamu 'lebih memalukan' lagi asal buat Tuhan... aku gak malu, gak takut kehilangan reputasi, kehilangan muka.. I will just give the best.. praise God with all my might.. I don't mind if you look down on me.. yang pasti kamu tau gak? budak2 perempuan itu bkl mghargai dan mnghormati aku kok... ( ay. 22 )
Gara2 sikap disrespectnya... alkitab mencatat.. tante Mikhal jadi mandul seumur hidupnya. ngeri sekali! ( ay. 23 ) entah karena si Daud refused to "menghampiri" dia ( ya ilahhhh sapa juga yang mau berdekatan sama istri kurang ajar yg hobinya slandering suami dan ketus binti judes? ) ato bisa jadi gara2 itu TUHAN yang "menutup" rahim mikhal. Nobody knows kenapa si Mikhal jadi mandul.
Tapi hati-hati jangan sampe kita jadi kaya si Tante Mikhal.. mungkin kita "gak mandul' secara keturunan, tapi bisa jadi 'pertumbuhan rohani' kita kering dan mandek, gak ada berkat, apa aja rasanya gagal, capek2 kerja gada hasil, mothering juga berat banget, pelayanan seret gada buah2. Dosa selalu jadi penghalang, apalagi kalo kita sebagai istri ogah berada di bawah otoritas/naungan suami. Bahaya sis, jadi 'inceran iblis' noh , gak ada yang 'cover'.
Saya sering nemuin bukan hanya di sekeliling saya, tapi sayapun juga bergumul dalam area ini. Saya gak mau punya haughty eyes ( mata yg memandang rendah oranglain ) apalagi ke suami sendiri, dgn merasa diri lebih benar, lebih wise, lebih pinter dan juga lebih rohani... spiritual prideful ini serem sekali. Si Tante Mikhal yah begini.. dia ngrasa daud gak bijak nari2 tanpa ja-im pdhl dia raja, yah klo suami ada tindakannya yang salah bukan berarti kita harus diem2 aja..
We always can speak truth in love.
We always can give correction with respect.
Kalo attitude ( sikap hatinya) bener, kata2 bisa bener,
Tapi klo attitude uda salah, kata2 uda pasti kurang ajar.
seperti kyk gini...
saya pernah dicurhatin sama 2 istri yang sama2 "jarang" melakukan hubungan sex, frekuensi-nya sedikit banget. Ini bahaya, lampu merah banget deh, karena katanya "sexless marriage" ( pasangan yg mlakukan hub sex less than 10x/year punya high risk end up dalam perceraian ) nah pas dikonseling, 2 istri ini tnyata punya problem yang serupa cuma beda dikit aja.
istri A : " gmn aku mau ci? suamiku itu bau mulut.
trus orangnya juga jorok, aku geli.. jijik jadinya"
istri B : " gimana yah ci.. aku jujur pengen sbnrnya..
tapi maap nih ci.. suamiku ada bau2 tertentu yg bikin aku susah buat relax,
uda gitu dia..aduh susah gak enak ngomongnya nih.. ya dia itu... bla-bla-bla "
Dari gaya bahasanya aja saya uda bs nangkep mana yg punya respect sm suami, mana yang kagak. The way we talk to our husband is really important.. pilihan kata, nada suara, mimik muka, bahasa tubuh.. semua bisa send message.. " I respect you" ato " aduh lu tuh yaaaa.. kok dodol banget deh.. "
Sejujurnya saya juga bergumul di area ini, karena saya type orang yang konfrontasi, berani ngomong, bukan type yg ragu2 or bingung milih kata de el el.. jebret! Suami pernah loh tegur saya beberapa tahun yang lalu.. " kalo dengerin kamu negur aku, aku ngrasa kayak so stupid " aduhhh saya jadi sedih sekali.. suami sy tuh type yang sangat considerate others banget soalnya. Saya tau semakin hari saya belajar berjalan sama Tuhan, saya HARUS berubah.. belajar berkomunikasi dengan respect bukan dengan songong ato sotoy yang bisa bikin suami kayak feel small or stupid. oh Tuhannnn HELP me...
Mungkin ada area2 yang kita lebih 'kuat' dari suami tapi bukan berarti kita bisa look down dan belittle them.. dgn bersikap disrespectful and dominan, brusaha controlling.. " ya udah, kan aku yang kuliah tentang pajak dan bisnis.. kamu jg tau kan track record aku urusan usaha.. SELALU berhasil, prediksi aku cukup mantep.. ya uda serahin aja ke aku ". kita bisa coba ngomong message yang kurleb sama tapi dengan heart attitude yang penuh respect, " gimana kalo alokasi dana lebih ini diinvestasikan dengan beli saham. Menurut kamu gimana? kelebihannya ini loh... " jangan belittle kemampuan suami.
Mungkin gajimu lebih besar dari suami, tapi bukan berarti kamu jadi orang yg bikin final decision. " yang bayar kebutuhan kita paling banyak siapa? aku kan? ya uda kamu ikutin aku laaaaaah.. " no, we need to know our place as a wife. Tuhan ciptain pria jadi kepala, jadi pemimpin. Ketika istri mulai mau mengambil alih, pasti deh terjadi disfungsi keluarga. Suami juga bakal makin lama-makin "kabur", punya escaping mentality... makin neglect tanggung jawabnya, makin gak mau berfungsi, makin cuek, makin gak mau koneksi, kabur.. mengubur diri dalam hobinya, kesenangannya, main computer game, pergi ke luar dengan teman2nya. Karena di rumah dia tidak mendapatkan penerimaan dan penghargaan.. hanya celaan dan kecaman.
Yuk kita sama-sama belajar dari kegagalan si Tante Mikhal.. di saat mata uda mulai ngerendahin, ngeremehin.. cepet2 inget si Tante.. dan doa dalam hati.. " Tuhan, tolong aku.. sembuhin hatiku dr pride.. ini jelek banget Tuhan.. very ugly sin. Dan tolong aku bs lihat apa yang baik. fokus sama hal yang postif, bersyukur untuk apa yang suamiku lakukan buat aku. Tolong aku mengasihi Dia, tolong aku to show respect to him... tolong aku bs berkomunikasi tentang ketidaksetujuanku dengan cara yang benar, dgn respectful. "
Doa kayak gini bakal Tuhan jawab..
yuk mari kita terus bertobat dari sikap hati yang salah. Setiap hari semakin berubah menjadi semakin serupa Kristus. Amen.
4/10/21
Committed to Love REBORN
Hari ini Majalah Pearl berulang tahun yang ke-10 ... pas lagi E-conference ada beberapa orang yang DM saya bilang kangen.. bilang thank you.. saya emang uda lama gak exist dsana. Sudah ada orang2 yang luarbiasa yang punya visi yang kuat, good talent in writing dan juga team yang solid, Meskipun terkadang masih suka ditowel2 sama si Eun dan juga ditodong2 nulis sama mega, yuni.. maap sering banget bilang 'no' . Sejak akhir 2016 Tuhan bawa saya ke pelayanan yang saya gak sama sekali menduga bakalan berkembang sampai sekarang. Sejujurnya saya gak pernah mimpi or mikir terlalu jauh pas rintis BRG tapi setelah saya lihat.. ini passion sy banget.. mentoring.. discipleship.. bikin komunitas rohani yg bs support women.. pgn banget liat wanita2 yang hidupnya dipulihkan, disembuhkan, dibangun dan diubahkan karena mengalami Tuhan dan kuasa FirmanNya. Saya enjoy banget dengan pelayanan yang Tuhan izinkan saya terlibat saat ini.. krn dsini.. setiap wajah.. ada nama.. ada cerita.. ada journey.. ada pertumbuhan.. yg bisa saya liat, sy syukuri, sy celebrate kemenangan2 mereka. Tapiiiiiiiiii..... saya juga masih rindu nulis..
Kerinduan hati saya adalah be a simple christian with the BIG impact.
berbicara tentang IMPACT, Tuhan ingetin...
ada 2 lia...
1. ke bawah : deep
2. ke samping : melebar
Saya ngerti deh.. BRG itu buat yg impact deep, blog-sosmed itu buat yg impact wide, melebar. Saya mungkin gak kenal siapa aja yg jd blog reader saya... kecuali yg suka nongol ninggalin jejak komen.. tp gapapa.. yg pntg saya menabur.
Saya tau ada yg nungguin blog ini dibuka lagi, bhkn ada yg sampe doa2 segala and ada juga yang sampe pengen ngehack lagi... ( aishh.. klo km baca, cilia cm mo bilang.. aku ga marah kok.. pemimpinmu yg ngadu ke aku, hahaha ) sayapun pengeeeeeeeeeeeeeennnnnn bgt nulis, tentunya di blog lebih enak daripada di IG. Tapi I just not sure how much time I can commit to manage/maintain this blog.
kita liat nanti ya, klo blog-nya mulai debuan lagi.. tolong senggol saya!
"ci, katanya mau nulis... "
oke tulisan lama mungkin sy akan republish lagi nanti setelah sy sortir yah. any request?
sy tau ada yg pgn baca2 kisah sendal keramat lagi, emotional dependency lagi.. let me know klo km ada yg spesifik pengen dinongolin. Saya pun gatau skrg yg bakalan banyak nongkrongin blog saya sapa, dulu kan single2, skrg pasti klian uda pada merid dan jadi parent.
ya kan?
coba deh absennn... hahaha..
Topik apa yg kalian butuh denger .. single/dating/marriage/parenting?
asal jgn cooking yaaaaa.. sy uda gak mo nulis2 resep lagi ahhh.. lagian skrg mah banyak resep bertebaran di sono-sini easy to access..
let me know your need. butuh denger soal apa. Sy gak jamin bs tulis apa yg jd request kalian.. tp yuk sama2 bljr dr sumber wisdom- Firman. Tentunya saya juga mau 'buka diri' cerita ttg pgalaman dan khidupan saya, kberhasilan&kejatuhan saya , spy klian bs jadi lbh baik dr saya dan ga jato dlm lubang yang sama.
see you friends!
- Lia
12/12/20
Welcome Back
1. to Lift up the name of Jesus, to magnify Him
8/30/11
keeper of brother ( part 3 )
Girls, we need to crucified our flesh, keinginan kita buat pake baju-baju yang look sexy to draw people attention to our body if we really love our brothers in Christ.
If a young lady wishes to marry one day the man she always dreamed of, she might be willing to change the way she dresses in order to keep herself pure for him (Proverbs 31:12). If a young lady has chosen to save herself for one man on the whole earth, he must be the sort of man who is honorable, able to be fully trusted, one you could pour your whole heart out to and know your secrets won’t ever leave him. This sort of man would have made a covenant with his eyes not to look on a woman to lust after her beauty. He would be a man who would be keeping himself pure for the one whom he would some day meet and marry for life. He would be looking for a young woman who does not give every man who sees her hope for a relationship with her (Proverbs 11:22; Ecclesiastes 7:25-29; Proverbs 31:30). You see, the way a girl dresses speaks of what is in her heart. | If she loves her Savior, Jesus, she will dress to please Him. How does she know what clothes Jesus likes? By knowing Jesus and in careful study of His words, we can know what He desires for us. A young woman who desires to please her Savior will wear clothing that would draw a person’s eyes to her face, where shines the beauty of her heart (Matthew 6:22-23). You can tell a lot from looking at a person’s eyes. The face of one who lives in the presence of God shines with the glory of God (Exodus 34:29, Ecclesiastes 8:1; Matthew 17:2). A life of sin wears a face of shame and darkness is in the eyes. Our choice is will we trust the Lord Jesus to choose our husband for us, or will we continue to try our best to allure men by the way we dress, that we are humans, prone to sin, might find the honorable mate? | A man who is looking for a mate who is pure in her heart and serving God with her life would be drawn to one who dresses with modesty in mind. Her clothes would not draw attention to her chest or her buttocks or her legs, because the young woman who chooses clothes to please the Lord wants to direct others to Jesus and His love. Our faces are to be the focal point in what we wear. So, now check out your wardrobe at home. Does it reflect that of one who has dedicated herself to a life of purity to Christ? Adjust some outfits to make them modest. Throw away others, which cannot be made better. Add those garments, which would help build a more Christ-like testimony to your wardrobe. Ask the Lord to guide you and provide clothes that would honor Him. |
7/2/11
dress modesty please....!
“IF WHAT I eat CAUSES my brother or sister to FALL INTO SIN,
- Kalo pake kemeja : jahit kancing jepret di antara kancing kedua dan ketiga, supaya gak ‘melongo’ dan bisa diintip-intip ;p
- Kalo pake kaos : do it with ‘hallelujah style’ standart, coba lakuin gerakan angkat tangan en shout hallelujah, kalo tuh kaos keangkat dan memperlihatkan bagian perut en the ‘udel’, please don’t wear it.
- Avoid to use legging because it will show our body shape but if you really want to wear it, please use a long shirt to cover your private area.
- Consider our friends opinion especially husband, boyfriend and brothers.
9/26/10
Keeper of brother ( Part 2 )
Kain's mentality VS Paul's mentality
Jangan punya mental kayak kain, “ am I my brother keepers? “, emangnya gue penjaga sodara gue?
Tapi yuk sama-sama kita punya mental sperti Rasul Paulus, “ I am my brother keepers”.
Ada 1 prinsip dalam Firman Tuhan yang RUARRRR BIASA banget menurut gue.
Prinsip ini termasuk PRINSIPnya “keeper of brothers” meski APLIKASInya bukan tentang “ pakaian”
tapi “makanan”.
Kalo bahas tentang makanan, sampe sekarang gue masih BEDA PENDAPAT sama suami gue. Gue mah typical “orang perjanjian lama”, suami gue typical “ orang perjanjian baru”. Buat gue apa yang alkitab tulis, pasti ada maksud dan paradigm gue banyak brubah pas gue baca bukunya Dr. Elisabeth, rahasia umur panjang, buku paling radikal yang ngebukain kenapa Tuhan kasih kita larangan-larangan terhadap jenis makanan tertentu itu karena Dia benar-benar mengasihi kita dan secara medis hal itu tidak dapat disangkal.
Sebelon gue jadi “belok” terlalu jauh, hehe… oke, kita balik lagi ke rasul Paulus.
Di kota korintus itu, penyembahan berhala kuat banget, mirip-mirip kayak di Thailand lah… ada banyak sesajen. Kalo di indo kan suka ada kopi sama kembang, hehe, emang setan makannya gituan yah? Gak matching amat….. di kota korintus itu juga kayak gitu, banyak kuil dewa-dewa yang mana orang-orang pada dateng buat kasi food sacrifice. Kadang gue geregetaaaaaannnnnnnnn banget, aduuuh atmosfer kegelapan kok bisa sekuat itu yah sampe nge-butain mata orang dari zaman orang Israel sampe sekarang. Oh Lord, send your light to our nations!
Di 1 kor 8 : 1-13, Mr. Paul ngejelasin ttg food sacrificed to idols. Trus dia bilang gini nih yang keren banget, “ apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, AKU UNTUK SELAMA- LAMANYA TIDAK AKAN MAU makan daging lagi, supaya aku JANGAN menjadi batu sandungan bagi saudaraku “ ( ayat 13 )
“ When you sin against your brothers in this way and wound their weak conscience, you sin against Christ. Therefore, if what I eat causes my brother to fall into sin, I will never eat meat again, so that I will not cause him to fall” ( 1 cor 8 : 12-13)
If what I wear, causes MY BROTHER to fall into sin,
If the mini hotpants causes my brother to fall into lust, I will not wear that again,
If the mini-skirt causes my brother to fall into lust, I will not wear it again!
Lord, let us be women after Your heart who do not become a temptation for our brothers and to help them to grow in the purity of Your Love.
Baca lagi deh roma 14 : 1-23
Trus Renungin ayat 19 – 21 nya deh …
19 / Let us therefore MAKE every EFFORT to do what leads to PEACE and to MUTUAL EDIFICATION.
Make every effort = berjuang, brusaha keras! Buat apa?
Untuk mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk membangun.
Kadang kita tuh sebagai cewek suka” nyeleneh”, gue dulu salah satunya, perlu ngaku nih… gue uda tau… itu baju agak pendek, dan kalo gue di ruang SPK( salah satu pelayanan dalam gereja lokal yang gue terlibat di dalamnya ) tuh duduk anteng-anteng masih gak papa ( kami duduknya di tiker boooo, ala Indonesia banget kan? ), tapi kalo gue ngedoain orang, otomatis tu baju jadi naek ke atas….. sryuuuuut… kulit gue jadi keliatan, kadang … maaf… kolor suka balapan mau nongol juga, kan jadi gak damai tuh … tangan kanan memeluk orang yang dilayani sambil mulut komat-kamit mendoakan, tangan kiri pegangin blakang baju… gak bebas, gak damai. Haiya!
Yah… bisa saja membangun!
“ membangun lust”, alamak, ampuni daku ya Tuhan…………
20 / Do not destroy the work of God for the sake of food. All food is clean, BUT IT IS WRONG for a man to eat anything else that WILL CAUSE YOUR BROTHER to fall.
Jangan rusak “konsentrasi” PKS mu yang cowok pas dia mau bagi Firman dengan ngeliat paha-paha mulus nan putih en kinclong.
21 / it is BETTER not to eat meat or drink wine or TO DO ANYTHING ELSE that will cause your brother to Fall.
Wait..wait, ci Lia, meski aku uda lakuin bagian aku buat jadi keeper of brothers,
tetep aja kalo tuh cowok mau biarinin dirinya jatuh dalam LUST juga bisa kan?
# bener banget! Setuju 100 %. Kan jatuh ato enggaknya seorang pria terhadap LUST adalah keputusan dia sendiri but jangan lupa juga, Firman Tuhan bilang , “ woe to those who cause temptation! “
Check this verse :
Matthew 18 : 7 “ woe to the world because of things that cause people to sin! Such things must come, but woe to the man through whom they come”- NIV
“ celakalah dunia dengan segala penyesatannya; memang penyesatan harus ada, tetepi celakalah orang yang mengadakannya! “ – LAI
Dunia ini mah emang uda penuh sama pornografi, pornoaksi dan segala macam kemaksiatan yang terus- menerus menjerat pria-pria, tapi celaka-lah kita, cewek-cewek yang membiarkan diri kita jadi “temptation” buat pria-pria dengan pakaian kita.\
Di dunia mah emang uda banyak cewek-cewek ber-pakaian minim, tapi celakalah kita sebagai anak-anak Tuhan kalo ikut-ikutan "trend"nya dunia. memang penyesatan( temptation ) harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya! “ ( mat 18 : 7 )
****
Huhuhuhuhu………… kesian yah cowok-cowok itu………. Kalo mereka jatuh dalam lust, terikat sama kenajisan, hubungan mereka sama Tuhan rusak, hidup mereka gak maksimal karena penuduhan, intimidasi dan rasa bersalah.
Pria kayak gini mana bisa jadi pemimpin yang kuat sesuai dambaan hati kita, wanita-wanita?
9/24/10
Keeper of Brothers ( part 1 )
Bacaan ini hanya untuk mereka yang mau hidup radikal. Mengasihi dengan penyangkalan diri.
Modesty = kesederhanaan, kesopanan
“ am I my brothers keepers?” masih ingat pertanyaan ini ? yup, betul banget, itu kata-katanya kain ketika Tuhan Tanya dimana habel, adiknya. Tapi itu juga jadi pertanyaan gue sebagai cewek di hadapan Tuhan. Waktu gue dan mike started the relationship, kita mulai bahas tentang values hubungan yang kami mau pegang. Banyak banget yang kita bahas waktu itu, salah satunya tentang MODESTY.
Perlu lo orang tau kalo suami gue itu lahir di keluarga dan komunitas dan berjemaat di gereja Mennonite, yang mana cewek-ceweknya Cuma pake dress only. Kadang ada pake rok panjang juga tapi jarang.
Perlu digarisbawahi bahwa suami gue, yang waktu itu masih “ calon” KAGAK PERNAH menuntut gue untuk jadi seperti cewek Mennonite, dia gak pernah men”dikte” gue, apa yang gue mesti pakai dan apa yang gak boleh gue pakai. Yang dia ajarin ke gue adalah prinsip kebenaran Firman Tuhan. Prinsipnya bukan aplikasinya. Dan ini yang mengubah cara pandang gue dan juga memurnikan hati gue. Kalo itu yang Tuhan mau, count me in! Aku mau, aku mau…. Mau semakin serupa Kristus!
Sebagai cewek, kita mesti sadar kalo kita itu punya POWER untuk “menaklukkan” cowok dengan TUBUH kita. Karena emang Tuhan ciptakan TUBUH WANITA itu begitu indah di mata pria. Tubuh kita sangat MENARIK dan Firman Tuhan bilang TUBUH wanita itu diciptakan untuk memuliakan Tuhan dan memuaskan pria. percaya gak? kalo gak, entar gue cariin ayatnya!
Sekarang yang jadi pertanyaannya, TUBUH kita untuk siapa? Pria yang mana? Pria-Pria di jalanan, gereja, di mall, di sekolahan atau yang mana? Tubuh kita Cuma untuk 1 Pria yaitu suami kita sendiri!
kalo belon dalam ikatan pnikahan, mau sedekat apapun, mau meridnya tinggal sebulan lagi kek, seminggu lagi kek, tetep…. TUBUH kita BELUM MENJADI milik pasangan kita, dan GAK BOLEH DISERAHKAN sebelum waktunya, gak boleh “ dinikmati atau di-icip-icip” sebelon waktunya
apalagi sama sembarang orang.
Tapi ironisnya, seberapa banyak anak-anak Tuhan, cewek-cewek yang membiarkan tubuhnya di”nikmati” sama banyak orang, termasuk pria-pria yang dia gak kenal? Mungkin itu gak merugikan si cewek, karena gak ditoel-toel atau cuma “dilihat” aja. Tapi tau gak, pencobaan yang kalian datangkan buat pria-pria itu sebesar apa? Kita gak pernah mikir, kita juga gak mau tau, kita juga gak mau pusing.
"Urusan lo, urusan lo, itu kan mata lo? Elu dong yang mesti disiplin mata lo supaya gak jatuh dalam lust?"
Ampuni kami Tuhan, kalo ada dari kami yang punya attitude kayak gitu. Pikirin kesenangan diri sendiri, enaknya pake baju-baju yang cukup sexy dan menikmati enaknya “rasa dikagumi” yang palsu.
Pria-pria bergumul dengan Lust, pikiran & imajinasi seksual 240 kali sehari, ini menurut survey Christian men’s network yang disampein k’eddy Leo dalam kotbahnya di KKR Pria sejati.
Haaaaa??? Sesering itu?
Yup, rata-rata segitu. Dalam 1 jam bisa 10 kali pikiran seksual menggoda, artinya setiap 6 menit. Tentunya mereka, yang mendisiplin pikirannya dan menundukkannya ke dalam pikiran Kristus, gak lagi being tempted sesering itu, mereka bisa dengan cepat pindah “ shifting” pikiran mereka ketika mereka lihat hal-hal yang “mengundang” lust, contohnya pas liat cewek di gereja pakai baju sexy.
Tau gak, teman-teman, kalo cowok itu gak “kuat” , abis lihat ada cewek pake baju sexy , dia bisa tempted buat buka website porno dan ujung-ujungnya jato ke dalam “onani”?
Seorang pria tanpa “dirangsang” lewat cewek-cewek berpakaian sexy yang seliweran di depan mereka aja uda SEDEMIKIAN RUPA bergumul sama masalah LUST, apalagi kalo dia dikasih “ iklan-iklan” ??
Sejak gue menikah, gue bener-bener bisa NGERTI tentang hal ini, betapa TUBUH cewek punya POWER yang sangat besar dan emang apa yang Tuhan ciptakan itu INDAH, gak ada yang salah. Cowok-cowok emang diciptakan Tuhan untuk dapat dirangsang secara visual dan itupun bukan KESALAHAN.
Tuhan ciptakan supaya suami istri dapat mengalami the beauty of physical intimacy lewat 2 hal itu.
Yang SALAH itu kalau kita sebagai cewek, memakai power of our body to attract boys attention! Yang SALAH itu kalau sebagai pria, memakai power of his eyes to enjoyed and being tempted by the lust!
Gue gak lagi berkomentar tentang gaya berpakaian cewek-cewek yang belum menjadikan Kristus sebagai Tuhan … tapi yang jadi beban di hati gue, seberapa banyak kita sebagai wanita-wanitaNya Allah mau ambil tanggung jawab atas kesucian saudara-saudara seiman kita, pasangan kita, rekan-rekan sepelayanan kita yang pria-pria?
Gue gak akan kasih definisi pakaian kayak apa yang kita mesti pake kalo kita mau jadi Keepers of brothers. I believe kalo kita punya hati yang tulus mau menjaga, Roh Kudus akan guide kita, speak to our heart buat remind kita pas kita pengen pake baju yang bisa mengundang lust buat pria-pria.
Tolong jangan salah mengerti maksud gue temen-temen. .. emang JATUH atau TIDAKnya seorang pria terhadap lust bukan salah kita, tapi keputusan dia. Cuma sebagai saudara seiman, sebagai wanitaNya Tuhan,kita juga diajak untuk ambil BAGIAN dalam MENJAGA KEKUDUSAN saudara-saudara kita di dalam Tuhan.
Gimana kita bisa bilang kita mengasihi Tuhan dan saudara seiman kalo kita aja GAK mau ambil BAGIAN dalam menjaga mereka, bahkan kita GAK RELA mengubah gaya berpakaian kita?
Seorang wanita Kristen yang berusaha menarik perhatian pria dengan cara-cara yang duniawi, akan menuai “pria Kristen berpola pikir duniawi “ tapi His daughters yang mengejar kekudusan,kemurnian dan mengasihi Tuhan akan menuai pasangan yang juga menghormati dan menjagamu dengan penuh tanggung jawab.
Coba tanyakan saja sama pria-pria di luar sana… pasti mereka jawabannya sama. Kalo mereka mau cari “pacar" pasti mereka cari yang “ berani”, yang sexy&yang menggoda. Tapi kalo mereka mau cari istri, mana mau mereka yang kayak gitu? Pasti mereka akan cari wanita baik-baik. Bukan berarti wanita baik-baik gak sexy dan gak menggoda loh, yang pasti gak “mengumbar” tubuhnya dengan sembarangan.
Seorang Pria yang takut akan Tuhan akan melindungi istrinya dari “tatapan lust” pria-pria dengan memberi masukan/ batasan tentang baju seperti apa yang kurang berkenan untuk dipakai istrinya. KENAPA? karena suamimu juga PRIA, yang ngerti “kinerja OTAK”nya pria-pria di jalanan. Jadi jangan sensi kalo suami kasih komentar tentang baju yang kita pakai. Mereka cuma menjalankan tanggung jawab mereka sebagai our protector.
Waktu gue dan suami discuss about modesty, kami pertama-tama belajar dulu tentang apa sih fungsi pakaian.
Genesis 3 : 7 “ so they sewed fig leaves together and made coverings for themselves “
jadi fungsi pakaian itu to COVER!
Bahkan di ayat 21 ditulis” The Lord God made garments of skin for adam and his wife and clothed them” Tuhan kasih pakaian yang lebih “sempurna” daripada apa yang manusia bisa bikin,
yang lebih tertutup, hangat ( karena dari kulit binatang), gak transparant.
Jadi fungsi pakaian itu buat MENUTUP!
“ Offer your bodies as a living sacrifices, holy and pleasing to God-this is your spiritual act of worship. Do not conform any longer to the pattern of this world but BE TRANSFORMED by the RENEWING of YOUR MIND. Then you will be able to test and approve what God’s will is- his good, pleasing and perfect will” ( romans 12: 1-2 )
Dari dulu, gue menetapkan standar tentang pakaian kayak apa yang gak bakal gue pake, kayak gue gak bakal pake tank-top di luar rumah atau tank-top tanpa luaran lagi kayak cardigan ato blazer. Trus gue juga gak bakal pake celana-celana yang pendeknya seampun-ampun, tapi sejengkal di atas dengkul masih boleh lah. Gue juga gak bakal pake rok-rok mini.
Tapi gue menikmati kalo pake celana jeans pensil dan baju super ketat yang memperlihatkan body shape, biar kecil-kecil gini, gue cukup “ berisi” kan?
Gue menikmati kalo temen-temen bilang…. "Wah, montok juga yeh looo…" ;p
gue menikmati pujian temen-temen cewek yang bilang, wah “ asset” lo bagus yaaaa….
Tapi apa yang dulu gue anggap berharga jadi sesuatu yang gue sesali sejak gue dibukain Tuhan tentang standart kerajaanNya yang lebih tinggi. Betapa gue jadi malu hati karena gue pengen draw people attention to my body.
Motivasi hati gue pas gue berpakaian yaitu harus sesuai fungsinya untuk menutup dan gue juga mau menjaga kesucian pria-pria yang lain dan gak bikin orang jadi lebih TERTARIK liat PAKAIAN gue dan body gue dibanding siapa gue di dalam Kristus.
Tuhan ajarin gue satu hal lagi bahwa modesty ( berpakaian sopan) itu bukan hanya kewajiban yang masih pada single, tapi buat kita-kita yang udah married juga.
Waktu gue ke Niagara sama suami gue, kami naik maid of the midst, kapal yang bisa bawa kita jadi dekeeeeeet banget sama air terjunnya, jadi kita bisa jadi basah, meski kita dikasih jas ujan ponco juga.
Nah waktu abis naik itu, kan kita keluar harus nge-daki-daki kayak bukit kecil, kebetulan di depan kami ada 1 cewek pake baju dress kuning yang pendeknya di bawah pantat sedikit jalan sama suami dan anaknya. Bajunya basah, tau dong kalo baju kuning basah jadi kayak apa? Transparent boo…
gue aja bisa liat warna pakaian dalamnya! Wah gak kebayang temptation cowok-cowok yang jalan di belakang tuh cewek. Mata gue aja “ketarik’ ke sana mulu. Trus gue mikir, aduuuuh gue gak mau jadi istri yang mendatangkan pencobaan buat suami oranglain. Gak … gak mau!
Suami gue bilang yang kayak gitu-gitu bisa jadi pencobaan buat dia sebagai pria, tapi dia tau bahwa dia bisa menang dalam hal itu dengan cara memalingkan pandangannya situ dan don’t look to the second time.
"I made covenant with my eyes not to look lustfully at a girl" ( job 31: 1 )
***
sebenernya masih ada ayat2 yang gue mau kupas tentang " keeper of brothers" ini, tapi besok dah, part 2 ( mudah-mudahan yaaa... ) lagi bgumul sama mual-mual neh........#bumildilema
***
"Flee the evil desires of youth, and pursue righteousness, faith, love and peace, along with those who call on the Lord out of a pure heart" ( 2 tim 22 : 2 )
yuk jadi cewek-cewek yang mau ambil tanggung jawab buat menjaga kesucian pria-pria di sekeliling kita!
- Lia

