Kemarin Bonnita nanya di komen postingan Diary Perkembangan Tiara 5-6 bulan, gimana sih buat bikin Timmy 'gak jealous' sama adiknya? Ini pertanyaan yang bagus dan cukup penting, yang saya gak bisa jawab cuma di kolom 'comment' dan karena sblmnya juga ada 2 mommies yg pm saya tanya hal yang sama so better saya bikin postingan khusus aja yah.
Disclaimer : saya bukan 'an expert' dan juga bukan emak yg tau everything dari A sampe Z soal ngurus en ngedidik anak. i am a 'new mom' too yang ngalamin segudang kebingungan that's why saya brusaha banyak belajar, bdoa, ask God's wisdom and seek other mom's advice. motherhood is a journey, perjalanan buat selalu bergantung sama Tuhan karena uda pasti kita gak bisa lakuin dengan 'kekuatan kita sendiri'.
Salah satu ketakutan emak yang baru ketahuan hamil lagi ( conceiving baby #2 or setelahnya ) adalah takut anak pertamanya/ older child ngerasa 'jealous'. Itu jadi salah satu hal yang saya takuti juga. Khususnya karena saya waktu itu hamil lagi pas timmy masih 6 bulan dan saya pikir pasti timmy bakalan 'jealous' kalo ada 'ade' krn otomatis perhatian saya harus 'terbagi'. Awal2 kehamilan kedua, saya juga dibayangi dengan ketakutan gak bisa ngurus anak2 dengan baik. Ada beberapa hal yang saya mesti deal secara private sama Tuhan sampe hati saya breaktrough dari pemikiran2 yang jelek, yang negatif. Khususnya karena kami tinggal di negara ketiga ( yg bukan negara suami/saya ) jadi gak ada orangtua or sanak sodara yang bisa bantu dan kami tidak punya pembantu.
So ini yang kami lakukan, bukan berarti setelah temen2 lakuin 'list' yang saya share, anak2 kalian jadi 'gak jealous' sama adiknya yang baru lahir yah. Gak ada yang bisa jamin hal itu but at least we try our best to prepare our first child for Baby's arrival.
1. Pray
Hal yang paling penting yang kudu dilakukan adalah BERDOA. Doa itu ada kuasa, spiritual things yang gak 'keliatan' tapi efeknya super dasyat di dunia nyata! Jangan pernah meremehkan pentingnya berdoa. Libatkan Tuhan dalam segala sesuatu. Bawa setiap permasalahan 'motherhood' ke kaki Yesus. He knows our limit and He will gladly pour out His special grace to us.
Pokok doa penting :
- berdoa supaya si baby jadi 'a good baby', sleep well, nurse well.
- berdoa supaya si kakak bisa 'terima' kehadiran baby sibling
- berdoa buat adanya a closeness sibling bonding between them.
Kalo Tuhan uda 'izinkan' kamu hamil lagi, itu berarti His Perfect time.
God has given this blessing ( another child ) to us as a reward.
Surely He will not want
the family to be torn apart because of sibing rivalry!
So when we pray
for sibling closeness and acceptance, we can be sure that we are
praying according to His will.
2. Sering-sering gendong baby oranglain
Saya tuh kan emang demen sama baby, kebetulan waktu itu ada beberapa temen gereja baru lahiran pas saya lagi pregnant #2. Pas saya di amrik ( kami dsana 3 bulan pas saya hamil 6-8 bulan ) ada auntnya mike plus 2 orang teman yang baru lahiran, jadi saya juga suka gendong2 baby mereka. Tujuan melakukan hal ini adalah supaya 'kasih display' buat timmy kalo beberapa bulan ke depan, kerjaan mama salah satunya adalah gendong2 baby jadi timmy sudah 'terbiasa' melihat pemandangan mama menggendong bayi. Hasilnya??? Timbo super mewek!!! Kami semua kaget dengan respon timmy. Timmy itu bukan anak yang kena ' separation anxienty' or 'stranger anxienty' bahkan dia bisa waving goodbye ke kami kalo kami pergi tinggalin dia sama mertua. Timmy juga gak masalah kalo saya gendong anak yang sepantaran sama dia tapi a baby?? langsung nangis tereak dia. Merangkak ngedeketin kaki saya dan minta digendong pula! Cuma mau diem kalo saya serahin baby itu ke oranglain dan gendong dia. Bahkan dia gak mau kalo suami saya gendong dia, timmy tetep nangis tunjuk2 saya bilang 'mama...mama'. Nyeremin banget gak sih? jiper hati saya waktu itu. Lah gimana nih? Mertua saya sampe kasih saya a baby doll yang bener2 mirip baby supaya saya sering2 gendong en ngelatih timmy 'terbiasa' liat saya gendong baby. Herannya timbo gak pernah nangis kalo saya gendong boneka! Sampe kami sendiri heran, kok anak 10-11 bulan bisa tau bedanya yah? Saya terus kalo ada kesempatan gendong baby orang sekalipun ujung2nya si timmy nangis tapi point#1 ( berdoa ) makin kenceng, " Tuhaaaaaan, tolooooong... "
3. Ajak anak ikut mendoakan si baby sejak dari rahim.
Timmy masih sangat2 kecil pas saya hamil lagi. Dia bahkan suka dudukin perut saya, maenin puser saya yang jadi 'nimbul' gara2 perut membesar, kalo saya tiduran dia suka merangkak across my belly. Timmy waktu itu masih breastfeeding pula. Kesannya culun ngajak anak sekecil itu doa, tumpang tangan buat baby, lah dia aja gak ngerti.. pas saya hamil besar, dia tunjuk perut saya dan bilang , " ball " instead of 'baby' padahal uda berulang kali dibilang, " ini ada baby tiara ". Segala upaya boleh dong dilakukan? :) buktinya timmy pas pertama kali lihat tiara dia bisa langsung 'falling in love' and tunjuk-tunjuk bilang " bibih...bibih..bibih..".
- berdoa simple prayer
ajak anak berdoa " pray for your baby sister yuk... Tuhan Yesus, trima kasih uda kasih baby Tiara, berkati dia lindungi dia, timmy sayang baby tiara. amin "
4. Biarkan anak 'merasakan' gerakan2 si baby siblings
kalo Tiara gerak2 or nendang di dalem perut, biasanya saya suka kasih liat timmy dan taruh tangan timmy di perut saya sambil bilang, " nih tim, baby tiara gerak... say hai ke baby... hai baby, i love you! nanti kalo uda keluar kita maen sama-sama yah "
" hai baby, ini koko timmy... ayo respon ... gerak lagi dong.."
" hai baby, ini koko timmy... ayo respon ... gerak lagi dong.."
timmy biasanya suka ketawa2 kalo 'ngerasain' or ngeliat perut saya goyang2.
5. Libatkan oranglain untuk mengurus si anak pertama di masa2 transisi
Seperti yang saya bilang, kami tinggal jauh sama keluarga dan kami tidak punya pembantu. Jadi Timmy selalu diurus oleh kami berdua (tapi secara intensitas waktu, timmy lebih banyak spendtime sama saya karena suami ada di luar rumah pagi sampai sore ). Waktu saya lahiran Timmy, gak ada keluarga yang bisa dateng sebelum dan sampai 3 minggu setelah lahiran tapi habis itu ada adik ipar saya datang buat membantu selama 5 minggu. Tapi pas lahiran anak kedua, kami tau kami gak mungkin 'sendirian'. Siapa yang jagain timmy pas saya in labor? Suami saya sudah janji kalo stiap kali saya lahiran nanti, saya bakalan dapet 'a spesial help' selama at least 1 month. Kali ini adik saya datang ke thailand selama 1 bulan dan mama saya juga datang selama 10 hari terakhir. Kami sudah atur adik saya datang 10 hari sebelum due date baby#2 supaya timmy ada cukup waktu beradaptasi dan bonding, maklum mereka hanya ketemu 2 kali, waktu timmy masih 6 minggu dan timmy umur 7 bulan.
Ketika adik saya datang, pelan2 saya mengajari dia tentang mengurus timmy, pola routine dan juga cara memasak makanannya. Adik saya sangat cepat belajar dan timmypun cepat beradaptasi. Dari malam pertama adik saya sampai, timmy sudah mau tidur sekamar dengan dia. Timmy adalah anak yang cukup teratur hidupnya, saya terus membangun pola routine jadi adik saya tidak mengalami banyak kesulitan 'ngurus' timmy :) adik saya selama di sini punya tugas utama untuk fokus main bersama Timmy tapi tetap saya ketika saya pulang dari RS sehabis lahiran, saya take over lagi untuk mandiin timmy, temenin makan dan bantu suapin supaya timmy gak merasa 'dicuekin/ diabaikan'.
point dari cerita saya adalah : usahakan ada yang fokus memperhatikan anak di masa2 'transisi' dari beberapa hari sebelum lahiran sampai minggu2 pertama setelah lahiran.
6. Ajak anak melihat fotonya ketika masih bayi
point dari cerita saya adalah : usahakan ada yang fokus memperhatikan anak di masa2 'transisi' dari beberapa hari sebelum lahiran sampai minggu2 pertama setelah lahiran.
6. Ajak anak melihat fotonya ketika masih bayi
Saya suka kasih lihat foto timmy pas dia masih newborn, saya tunjuk " ini baby timmy! mama sayaaaang sekali sama Timmy. Timmy itu special gift, hadiah dari Tuhan Yesus. Bentar lagi mama mau dapet hadiah lagi, ada another baby. sama specialnya kayak timmy. Tapi baby ini belum bisa mamam, harus banyak tidur dan minum susu ASI. Kalo enggak, dia bisa nangis. you will be a very good brother' timmy! "
pointnya adalah : kasih tau kalo anak kita itu special. mama dan daddy sayang dan gak akan berkurang sayangnya meski ada baby baru. Tapi baby itu punya kebutuhan, harus nursing, harus digendong, harus tidur. Mama sayang baby juga karena baby itu hadiah dari Tuhan juga. konfes kata2 positif bahwa anak pertama kita bakal jadi a good sibling :)
pointnya adalah : kasih tau kalo anak kita itu special. mama dan daddy sayang dan gak akan berkurang sayangnya meski ada baby baru. Tapi baby itu punya kebutuhan, harus nursing, harus digendong, harus tidur. Mama sayang baby juga karena baby itu hadiah dari Tuhan juga. konfes kata2 positif bahwa anak pertama kita bakal jadi a good sibling :)
7. Training hal-hal yang diperlukan sebelum baby #2 lahir
kalo butuh weaning dari breastfeeding, yah lakukan pelan2.
kalo butuh potty training or pindah ranjang/kamar yah sebaiknya dilakukan sebelum si baby lahir supaya si kakak tidak merasa 'berat' banyak perubahan/ pemisahan dan merasa 'diabaikan' meskipun kita orangtua tidak bermaksud demikian. Timmy tidur di kamarnya sendiri, sejak 7 bulan dia sudah tidur di crib ( sebelumnya kami co-sleeping ) Tapi dengan beberapa pertimbangan akhirnya kami memutuskan untuk membiarkan 2 anak kami tidur bersama kami lagi. Timmy berhenti nursing ketika dia berumur 12.5 bulan. Cerita 'weaning'nya timmy menyusul yah :)
pointnya adalah : lakukan training yang diperlukan sebelum si baby #2 lahir karena kalo sudah lahiran 'training' itu akan jadi tertunda lama sekali karena kita juga perlu adjust dengan rytme keluarga yang baru. contohnya kami saja belum bisa potty training timmy karena waktu itu kami merasa timmy masih terlalu kecil, dia 15 bln ketika adiknya lahir dan ketika dia sudah kelihatan 'siap', malah kami yang gak siap ( saya harus operasi kaki ) jadi kami plan untuk menundanya dulu. It is too much for me, ngurusin baby dan toddler dan harus potty training juga sehabis foot surgery.
pointnya adalah : lakukan training yang diperlukan sebelum si baby #2 lahir karena kalo sudah lahiran 'training' itu akan jadi tertunda lama sekali karena kita juga perlu adjust dengan rytme keluarga yang baru. contohnya kami saja belum bisa potty training timmy karena waktu itu kami merasa timmy masih terlalu kecil, dia 15 bln ketika adiknya lahir dan ketika dia sudah kelihatan 'siap', malah kami yang gak siap ( saya harus operasi kaki ) jadi kami plan untuk menundanya dulu. It is too much for me, ngurusin baby dan toddler dan harus potty training juga sehabis foot surgery.
8. Latih anak untuk lebih mandiri tentunya dengan normal ekspetasi sesuai dengan usia. Saya bersyukur dalam banyak hal timmy cukup mandiri, khususnya karena motoriknya berkembang dengan sangat baik, bahkan di atas kemampuan normal toddler lainnya, saya bisa cukup 'peace' buat let timmy do something by himself. kuncinya adalah latihan! terus menerus latih anak. saya latih timmy minum pake sedotan, pegang kotak susu tanpa tumpah, pegang gelas plastik sendiri, minum sendiri, makan sendiri ( dengan sedikit bantuan ), pake sendal/sepatu, lap tangan, pake tissue buang ingus, taruh piring/mangkok/gelas plastik bekas makan ke sink, jemur baju, angkat baju dari jemuran dan taruh di keranjang, etc itu semua dia bisa lakukan sebelum adiknya lahir. Jangan membiasakan anak apa-apa harus 'dilayani', nanti jadi males dan gak bisa apa-apa. Latih anak dalam area practical life and you will see your children grow up cukup mandiri.
Hal-hal yang bisa dilakukan orangtua untuk menolong anak adjust dengan minggu2 pertama sejak kelahiran new baby : ( tentu ini juga bisa dipraktekkan terus-menerus )
1. berusaha back to 'normal' routine segera
1. berusaha back to 'normal' routine segera
kalo biasa mama yang mandiin anak, segera setelah cukup pulih kondisinya pasca lahiran, kembali mandiin anak. Pasti si anak 'merindukan' saat2 'diurusin' or kebersamaan dengan si mama.
2. set one on one time dengan masing2 anak
2. set one on one time dengan masing2 anak
waktu nursing adalah 'special time'nya si baby tapi pas baby tidur, kasih quality time buat si kakak. bener2 curahin perhatian, undivided attention, plan activity and play with them.
3.jangan abaikan kebutuhan anak pertama
memang susah di awal2 jadi ibu buat 2 anak khususnya yang 'jarak'nya tidak terlalu jauh dan tidak punya pembantu. Tapi kita bisa! Gak ada kata gak bisa buat orang yang mau accept and embrace the challenge of motherhood bersama Tuhan! Punya hati buat belajar dan juga belajar rela buat sacrifice more. But kudu berhikmat juga, kalo bener2 uda coba segala daya upaya tapi masih 'keteteran' yah please try to find help, cari pembantu/maid/assisten or pikirin cara lainnya bersama suami. Yang pasti fokus sama kebutuhan si anak, secara biologis ( makanan, pakaian, sanitasi, etc ) dan psikologis ( pelukan, kehangatan, kata2 affirmasi/pujian, perhatian, etc ) dan kerohanian ( doain si anak sering2 ). Jangan sampai si anak merasa sedih karena orangtua fokus terus-menerus mendahulukan pemenuhan kebutuhan si baby#2.
Dulu sempet saya ngalamin kayak gini : siang2 saya lagi menyusui tiara, timmy dateng bawa buku sambil bilang "book...book..book" ( dia minta dibacain buku ).
Dulu sempet saya ngalamin kayak gini : siang2 saya lagi menyusui tiara, timmy dateng bawa buku sambil bilang "book...book..book" ( dia minta dibacain buku ).
Respon pertama saya adalah suruh timmy duduk di samping saya dan bacain buku buat dia. Beberapa kali terjadi kayak gitu tapi akhirnya Tuhan ingetin saya kalo saya harus mulai mengajar timmy sesuatu yaitu 'kesabaran untuk menunggu'. jadi setelah itu saya selalu bilang " yes, book! timmy mau baca buku yah? oke... mama bacain buku yah... tapi NANTI yah, tiara lagi nenen. Timmy main dulu atau baca sendiri dulu. Nanti mama pasti bacain " trus standart itu gak hanya saya pake buat timmy saja.
NO DOUBLE STANDART.
Tiara pun harus 'nunggu' kalo saya lagi spendtime sama Timmy. contohnya gini :
kalo saya lagi suapin timmy makan yang berkuah ( sejak 14 bulan timmy mulai makan sendiri tapi kalo yang berkuah2 biasanya saya masih bantu suapin ) trus tiara bangun dan nangis, saya gak akan langsung cepet2 ambil en gendong si tiara, biasanya saya akan tetep suapinin timmy sambil bilang " tiara, sabar yah... koko lagi makan. nanti kalo koko timmy selesai, tiara baru nenen " hal ini menolong anak untuk mengerti bahwa 'mama gak pilih kasih', ini standart yang sama. tiara makan ( nenen maksudnya ), timmy harus sabar tunggu. Timmy makan, tiara harus tunggu. Tapi biasanya timmy suka tunjuk2 kamar dan bilang, " bibih...bibih.... " dia mau saya langsung gendong adiknya. Kalo nangisnya masih level 'ringan' biasanya saya bilang ke timmy, " gak papa, ayo timmy cepetan makannya biar kita bisa liat baby tiara. Tiara kan harus sabar tunggu yah, koko timmy belum selesai ". tapi kalo tangisannya makin parah, biasanya saya bilang. " wah baby kesian nangis2 terus, mama gendong yah " dan biasanya timmy gak masalah kalo saya suapin sambil mangku si baby. Tapi setidaknya dia tau, saya lagi fokus sama dia dan kita semua harus belajar sabar menunggu giliran. Ya iyalah mamanya cuma 1 dan tangannya cuma 2, gak bisa kerjain semua hal barengan.
4. libatkan anak dalam kegiatan mengurus baby
Tiara pun harus 'nunggu' kalo saya lagi spendtime sama Timmy. contohnya gini :
kalo saya lagi suapin timmy makan yang berkuah ( sejak 14 bulan timmy mulai makan sendiri tapi kalo yang berkuah2 biasanya saya masih bantu suapin ) trus tiara bangun dan nangis, saya gak akan langsung cepet2 ambil en gendong si tiara, biasanya saya akan tetep suapinin timmy sambil bilang " tiara, sabar yah... koko lagi makan. nanti kalo koko timmy selesai, tiara baru nenen " hal ini menolong anak untuk mengerti bahwa 'mama gak pilih kasih', ini standart yang sama. tiara makan ( nenen maksudnya ), timmy harus sabar tunggu. Timmy makan, tiara harus tunggu. Tapi biasanya timmy suka tunjuk2 kamar dan bilang, " bibih...bibih.... " dia mau saya langsung gendong adiknya. Kalo nangisnya masih level 'ringan' biasanya saya bilang ke timmy, " gak papa, ayo timmy cepetan makannya biar kita bisa liat baby tiara. Tiara kan harus sabar tunggu yah, koko timmy belum selesai ". tapi kalo tangisannya makin parah, biasanya saya bilang. " wah baby kesian nangis2 terus, mama gendong yah " dan biasanya timmy gak masalah kalo saya suapin sambil mangku si baby. Tapi setidaknya dia tau, saya lagi fokus sama dia dan kita semua harus belajar sabar menunggu giliran. Ya iyalah mamanya cuma 1 dan tangannya cuma 2, gak bisa kerjain semua hal barengan.
4. libatkan anak dalam kegiatan mengurus baby
Timmy itu lagi fase 'toddler' yang banyak mengamati, meniru dan mau membantu. Apalagi dia anak yang aktif jadi saya sering coba 'nge-setting' rumah supaya saya bisa 'memberdayakan' keaktifan Timmy untuk terlibat dalam mengurus tiara.
contohnya : saya taruh diapers ( dispo dan clothdi ) di kamar lain dan setiap kali saya mau ganti diaper tiara, saya bilang ke timmy " tolong ambil pampers tia dong tim " nanti dia kucuk2 pergi ambil diaper dan saya heboh2an memuji dia, bilang dia a good brother, anak yang taat, very helpful boy dan bener2 jadi berkat. He always smile and really want to please me. trus saya juga minta tolong timmy untuk buangin dirty diapersnya tiara. Kami sengaja gak taruh tempat sampah di kamar kami ( padahal sebelumnya ada ) dengan tujuan untuk melatih dan melibatkan Timmy. Timmy sekarang ( 20bulan ) sudah mau mulai ikut2an menyuapi tiara, lucu deh kalo liat dia 'sok tua'.
So far, kami ngalamin very smooth adjustment. Timmy dan Tiara bonding dengan sangat kuat. saya sangat nikmatin lihat kebersamaan mereka. Lucuuuuuuu banget, umurnya gak beda jauh kayak gitu. Kadang kalo saya liat mereka main barengan/ saling entertain, rasanya pengen cepet2 hamil lagi, huehehehehe... tapi yah kita lihat sajalah nanti ;p
Oke, sekian sharing dari saya, kudu nyusul anak2 tidur dulu nih. ngantuk.
God bless,
- Lia
contohnya : saya taruh diapers ( dispo dan clothdi ) di kamar lain dan setiap kali saya mau ganti diaper tiara, saya bilang ke timmy " tolong ambil pampers tia dong tim " nanti dia kucuk2 pergi ambil diaper dan saya heboh2an memuji dia, bilang dia a good brother, anak yang taat, very helpful boy dan bener2 jadi berkat. He always smile and really want to please me. trus saya juga minta tolong timmy untuk buangin dirty diapersnya tiara. Kami sengaja gak taruh tempat sampah di kamar kami ( padahal sebelumnya ada ) dengan tujuan untuk melatih dan melibatkan Timmy. Timmy sekarang ( 20bulan ) sudah mau mulai ikut2an menyuapi tiara, lucu deh kalo liat dia 'sok tua'.
So far, kami ngalamin very smooth adjustment. Timmy dan Tiara bonding dengan sangat kuat. saya sangat nikmatin lihat kebersamaan mereka. Lucuuuuuuu banget, umurnya gak beda jauh kayak gitu. Kadang kalo saya liat mereka main barengan/ saling entertain, rasanya pengen cepet2 hamil lagi, huehehehehe... tapi yah kita lihat sajalah nanti ;p
Oke, sekian sharing dari saya, kudu nyusul anak2 tidur dulu nih. ngantuk.
God bless,
- Lia
9 comments:
hihihi.. kita kok sehati ya?? jujur loh, aku jg lg ada draft tulisan dgn topik sama, cm yg sesuai sm pglaman aku jg, secara adik iparku jg lg hamil anak kedua dgn anak ke1 msh 15bln, trus bbrp temen jg lg hamil anak kedua deket2an (ˆ▽ˆ) dan as same as you, so far aku jg mengalami smooth adjustment; nggak ada jealous2an kakak-adik, malah makin kompak ya hehe.. setuju banget sama kalimat bahwa nggak ada yang nggak bisa kalimat " Gak ada kata gak bisa buat orang yang mau accept and embrace the challenge of motherhood bersama Tuhan!"; betul bangetttss!! hehe.. pengen cepet2 hamil lagi ya Li?? hihi.. klo ga mikir biaya hidup yg tinggi banget di Jkt, gue si mau2 aja punya anak lagi (ˆ▽ˆ) tar gue share and link back ke sini ya klo gue sempet beresin tulisannya :)
hahahha, kyknya lagi 'musim'nya banyak org pengen punya anak dgn jarak deketan. emang asli lebih asiiiiiik sih ya? :)
fi. km gak kepengen HS ? aku survey kurikulum buat Pg smpe k2 rata2 skitar 5-7jutaan. abeka, Ace, sonlight. murah kan? bisa pake bt ank berikutnya lagi. cuma yah... kita kudu bnr2 committed buat jd Hs-mom.
sip, silahkan taruh linkmu bu klo uda slesai tulisannya :)
Waaahh cukup menantang jg yaa ci motherhood itu.hehehe.. Ini bakal jdi bekal aku untuk nanti nihh :D
hi Lia.. wah dijawabnya pake postingan hehe.. thank you ya.. mau aku coba terapin nih.. emang kuasa doa itu besar ya.. :) semoga anakku gak jealous nanti pas adenya lahir..
Mama Timmy....thank you so much ya.., even blom hamil lagi dan gak tau kpn hamil lagi, tapi seneng bacanya siapa tau abis baca ini bs cepet hamil xi..xi.. ( krn bisa lebih prepare )
hehehe kalo aku takut punya anak kedua karena belum siap aja. ini aja punya anak pertama, kaget setengah mati dengan perubahan yang ada. bukannya menolak anak kedua, tapi belum siap aja.
cii you should write a book about parenting :) hehe. bener2 need extra wisdom from God yah untuk mendidik anak. blog ci lia bener2 berkati aku banget dan sungguh treasure untuk bekal aku nanti :D keep writing, and semangattt!!! hugs
@ bonnita : amin! km lg isi lagi yah bu?
@ martha : amiiiiiiiiiiin yang kenceng dari sini... spy keiko cepet dapet adek! :)
@Fun : iya emang perubahan yg tjadi dlm hdp kita itu gede buanget yah pas jadi emak en level 'sacrificenya juga kudu makin gede .
@ani : nanti yah ni, klo uda punya 5 anak trus anak2nya uda pada gedean, baru mau deh ;p huehehehehe...
@ Lia: hehe iya sih, capek nya skalian klo anak jarak deketan, bs lebih kompak juga ya; cuma ortu, terutama mama nya aja ni musti ekstra wisdom and grace heheheh.. tertarik sih HS, cm di Indo blom populer kyknya, kec anak kebutuhan khusus. Skrg Farren 2T5B aja udah sering ditanyain "belom sekolah???", kyaknya mo lgsg masuk TK aja kok udah langka ya hehehe.. secara skrg mostly temen2ku itu anak usua 2T udh go to public school; entah mamanya sahm atau working mom; semua alasan utamanya soal sosialisasi {plus 1 temenku dgn jujur bilang krn udah pusing anaknya bkin "rusuh" di rumah hehehe..}. So far mgk gue ttp plan HS di tahap preschool doang Lia, klo utk seterusnya blom kepikiran ni, kecuali tar ada "petunjuk" lain hihi.. Emang skrg skolah di Jkt muahaaaal bener, klo mau yg berkualitas *sigh* yah sambil berdoa neh :)
Post a Comment