Letters for New Wives #4
Begitu banyak pernikahan yang hancur yang kita lihat atau baca di media.
Pernikahan yang tidak bahagia {padahal sebelumnya pasangan2 tersebut mengaku saling falling in love } bahkan berujung dengan perceraian.
Sedih memang tapi itu yang terjadi!
Menikah, bercerai, menikah lagi, bercerai lagi..
Ada yang pernikahannya hanya bertahan dalam kurun waktu kurang dari setahun,
ada yang cuma beberapa bulan bahkan ada yang cuma beberapa hari saja, contohnya Britney Spears pernah menikah cuma dalam waktu 55 jam kemudian bercerai.
Crazy emang tapi super banyak yang kayak gitu, malah sekarang yang langka adalah lihat pernikahan yang bertahan kokoh dan indah seiring dengan jalannya waktu.
Bahkan Dr. Joe Aldrich, former president of MBC bilang ,
"The #1 evangelistic tool in America (the world) today is a successful marriage, because it’s a living miracle!”
Pernikahan akan tetap kokoh dan kuat kalo kita mengerti 'maksud Tuhan' dalam sebuah pernikahan. Inilah yang namanya Vision of Marriage. Cara buat tau apa maksud Tuhan gimana? Yah gampang ... just dig deeper His word. Lewat Firman Tuhan dan juga Roh Kudus, kita bisa mengenal isi hati Tuhan. Yuk sama-sama kita belajar tentang apa konsep Firman Tuhan tentang sebuah Pernikahan.
1. Pernikahan adalah dari Tuhan, inisiatif Tuhan dan Tuhan yang menciptakan.
Pernikahan bukanlah 'konsep' agama atau negara, kalo pria-wanita saling jatuh cinta dan mau hidup bersama harus menikah. Pada awalnya Tuhan menciptakan pria dan Tuhan menyatakan bahwa the man's solitude is not good ( kej 2 : 18 ), Tuhan menciptakan a helper for the man ( kej 1 : 21-22 ), Dia yang membawa 'a wife' dalam hidup pria ( kej 2 : 22 ) dan Dia sendiri yang 'mempersatukan' mereka dan memberkati mereka ( kej 2 : 24 ).
Saya percaya bahwa Tuhan kasih kita 'free-will' untuk memilih siapa yang akan jadi pasangan hidup kita dan tentunya Tuhan kasih kita 'guidance dengan jelas' soal ginian through the Word of God plus kesaksian Roh Kudus di dalam hati kita. Gak bakalan deh kita jadi bingung2. Kita kudu sadar kalo ada tangan Tuhan yang gak kelihatan yang menuntun/ 'membawa' kita bertemu dengan pria yang tepat, yang sekarang menjadi suami kita masing2. Coba kalo bukan Tuhan yang 'ketemuin', gimana caranya a big city girl macam saya ini bisa menikah sama a farm boy dari kota kecil yang namanya aja saya gak pernah denger sebelumnya? Gimana caranya shinta yang dari Nanga Pinoh ketemu dengan hans suaminya dari faroe island? ( duh kisah cinta mereka luarbiasa banget mengharukannya! ) God is soooo good! Dan Tuhan berkerja memakai lingkungan/orangtua/teman/kerjaan/pelayanan/etc untuk 'mempertemukan' kita.
tapi gue ngerasa kok gue salah pilih yah? gue pilih yang gak seiman, yang gak sungguh-sungguh lahir baru, yang gak gini.... yang gak gitu..
tenang, dalam Yesus selalu ada harapan! jangan terus hidup di masa lalu. bawa pernikahanmu di dalam Tuhan, berdoa buat suamimu, perbarui hubunganmu dengan Tuhan. Tuhan masih bisa mengubah pernikahanmu, Tuhan bisa mengubah kamu dan juga suamimu. jangan salah sangka, mengubah suamimu bukan berarti mengubah orangnya, orangnya tetap sama tapi hatinya yang berubah, hidup dan karakternya yang berubah. Tapi awalnya dari kamu dulu :) it is really take a REAL EFFORT to make a heavenly marriage!
ps. buat yang single yang kebetulan baca, jangan malah berdehem-dehem dan bilang, " so jadi kalo gue milih bebas oke dong yah? "
baca nih :
Pilihan Tuhan atau pilihan manusia?
Question from singles ( part 3 )
Girls, it matters whom you marry
Pacaran beda agama
Mencari ayah untuk anak-anakku
ps. buat yang single yang kebetulan baca, jangan malah berdehem-dehem dan bilang, " so jadi kalo gue milih bebas oke dong yah? "
baca nih :
Pilihan Tuhan atau pilihan manusia?
Question from singles ( part 3 )
Girls, it matters whom you marry
Pacaran beda agama
Mencari ayah untuk anak-anakku
2. Pernikahan adalah sebuah COVENANT bukan sebuah kontrak!
Maleakhi 2: 13-16
Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu. Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa? Oleh sebab Tuhan telah menjadi saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu. Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya. Sebab Aku membenci perceraian firman TUHAN, Allah Israel--juga orang yang menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah dirimu dan janganlah berkhianat!Maleakhi 2: 13-16
suami/istri itu adalah teman sekutu seperjanjian.
' dalam suka maupun duka, dalam miskin maupun kaya, dalam baik ataupun buruk.... dan dalam situasi apapun juga...... sampai maut memisahkan kita berdua '
pernah ucapin janji nikah seperti ini kan? janji nikah ini bakal terus-menerus diuji, sepanjang pernikahanmu :) saya juga terus ngalamin kok.
please baca postingan INI, saya uda jelasin di sana apa maksudnya marriage is a Covenant dan bukan kontrak.
3. Pernikahan diciptakan sebagai 'display' ALLAH.
Efesus 5:22-32 Kasih Kristus adalah dasar hidup suami isteri
Dalam perikop ini ada 11 ayat tentang pernikahan dan bagaimana kita bisa menciptakan a heavenly marriage, ada tanggungjawab yang suami harus lakukan terhadap istrinya begitu juga sebaliknya. Dig deeper sendiri yah :) sengaja saya gak mau jelasin, biar pada nyari Tuhan masing2. Baca, renungin, biar Tuhan sendiri yang berbicara, catat dengan cara apa saja kamu bisa aplikasikan ayat2 tersebut. Tapi ada 1 yang saya mau bahas. Rasul Paulus bilang Pernikahan itu mengandung misteri, mengandung sebuah rahasia besar " Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat "
please baca postingan INI, saya uda jelasin di sana apa maksudnya marriage is a Covenant dan bukan kontrak.
3. Pernikahan diciptakan sebagai 'display' ALLAH.
Efesus 5:22-32 Kasih Kristus adalah dasar hidup suami isteri
Dalam perikop ini ada 11 ayat tentang pernikahan dan bagaimana kita bisa menciptakan a heavenly marriage, ada tanggungjawab yang suami harus lakukan terhadap istrinya begitu juga sebaliknya. Dig deeper sendiri yah :) sengaja saya gak mau jelasin, biar pada nyari Tuhan masing2. Baca, renungin, biar Tuhan sendiri yang berbicara, catat dengan cara apa saja kamu bisa aplikasikan ayat2 tersebut. Tapi ada 1 yang saya mau bahas. Rasul Paulus bilang Pernikahan itu mengandung misteri, mengandung sebuah rahasia besar " Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat "
John piper dalam bukunya ' This Momentary Marriage' menulis ..
Marriage is patterned after Christ’s covenant relationship to his redeemed people, the church. It is about keeping covenant.
“Till death do us part” or “As long as we both shall live” is a sacred covenant promise—the same kind Jesus made with his bride when he died for her.
“Till death do us part” or “As long as we both shall live” is a sacred covenant promise—the same kind Jesus made with his bride when he died for her.
Therefore, what makes divorce and remarriage so horrific in God’s eyes is not merely that it involves covenant-breaking to the spouse, but that it involves misrepresenting Christ and his covenant.
Christ will never leave his wife. Ever!
There may be times of painful distance and tragic backsliding on our part.
But Christ keeps his covenant forever.
Marriage is a display of that!
That is the ultimate thing we can say about it.
It puts the glory of Christ’s covenant-keeping love on display.
( saya recommend deh nih buat temen2 baca buku ini, bisa free download di SINI, asli bagus banget. luangin waktu at least baca 1 chapter stiap weekend deh sama suami trus bahas dan doa bareng. We need God's truth supaya kita punya paradigma yang benar tentang sebuah pernikahan ) Saya tau ini 'dalemmmm' banget, waktu saya baca Efesus juga saya mikir, apa iya saya dan suami bisa 'merefleksikan', bisa jadi gambaran gimana kasih Yesus dengan jemaatNya dengan unconditional love en sacrifice model kayak gitu? Kami selalu gagal dan gagal, tapi kami gak mau menyerah, itu terus jadi goal kami. Untuk bisa bring Glory for Him through our marriage. Yes, by the Grace of God only!
Btw, Nonton Video ini deh, bagus banget, 9 menit yang bakalan bikin kamu punya visi pernikahan yang benar. Saya aja sampe sekarang masih suka nontonin video ini ;)
There may be times of painful distance and tragic backsliding on our part.
But Christ keeps his covenant forever.
Marriage is a display of that!
That is the ultimate thing we can say about it.
It puts the glory of Christ’s covenant-keeping love on display.
( saya recommend deh nih buat temen2 baca buku ini, bisa free download di SINI, asli bagus banget. luangin waktu at least baca 1 chapter stiap weekend deh sama suami trus bahas dan doa bareng. We need God's truth supaya kita punya paradigma yang benar tentang sebuah pernikahan ) Saya tau ini 'dalemmmm' banget, waktu saya baca Efesus juga saya mikir, apa iya saya dan suami bisa 'merefleksikan', bisa jadi gambaran gimana kasih Yesus dengan jemaatNya dengan unconditional love en sacrifice model kayak gitu? Kami selalu gagal dan gagal, tapi kami gak mau menyerah, itu terus jadi goal kami. Untuk bisa bring Glory for Him through our marriage. Yes, by the Grace of God only!
Btw, Nonton Video ini deh, bagus banget, 9 menit yang bakalan bikin kamu punya visi pernikahan yang benar. Saya aja sampe sekarang masih suka nontonin video ini ;)
oke, kayaknya cukup segini dulu. saya mau tutup dengan sebuah nyanyian yang saya suka nyanyiin ke suami saya, huehehehehe...
tau lagu " i have decided to follow Jesus "
ato yg versi bahasa indonesianya " mengikut Yesus keputusanku... "
nadanya kayak gini Nih kalo mau denger, cuma kata-katanya saya ganti :)
Ini lagu pertama kali saya nyanyiin ke suami pas wedding anniversary ke 4tahun, uups... 4 bulan deng! yah 3 taon aja belon gitu loh mana mungkin 4 taon?
nadanya kayak gini Nih kalo mau denger, cuma kata-katanya saya ganti :)
Ini lagu pertama kali saya nyanyiin ke suami pas wedding anniversary ke 4
" menikahimu... keputusanku...
mengasihimu... keputusanku..
melayanimu... keputusanku...
tak kan mundur atau kabur " ;p
God bless you, my friends!
mengasihimu... keputusanku..
melayanimu... keputusanku...
tak kan mundur atau kabur " ;p
God bless you, my friends!
- Lia

7 comments:
ci Lia.. I really love this post :)
thanks for sharing, this is beautiful..
may I have your email to share something that just happened and make me feel so bad..I need someone to share with, but I don't know how to contact you.. thanks ci :)
please send your contact (email address) to my email: tessafortuneme@gmail.com
need to share many things if you don't mind ci, thank you :')
Thanks for reminding! "BPN" banget hehe.. Suka banget sama modifikasi lagu "Mengikut Yesus" hehe.. A marriage life emang bener butuh usaha ya, terutama untuk "mempertahankan"; tantangannya lebih berat dibanding saat memilih (⌒˛⌒) sbenernya lg pengen share berkat yg aku dapat dr bacaan postingan Lia dr seri The Letter for New Wives, tp blom ada waktu hehehe.. Thanks ya buat inspirasiny!
@anonym :
done!
@fiona :
tuh lagu 'muncul' pas aku ngepak2 barang mo pindahan dr amrik ke thailand ;p menikah belon sampe 3 taon but so many things happen. pregnant 2 kali, pindahan bbrp kali, lots lots adjustmen. btw, okt kita ketemuan yuks, makan bareng, ktm dimana gitu pulang ibadah :)
Cicii thanks yaa! ci, aku butuh saran2 buku bagus soal marriage nih. gonna hunt that first book u suggest! john piper - the momentary marriage! thank u yaa!!
@ Lia: Yukss (⌒˛⌒) Ntar contact2 by PM aja ya kpn udah di Jkt nya. Ibadah area mana Li? Gue di Bellezza
Tengkyuuu for sharing Li :D
Masih harus banyak belajar jadi jd isteri yang baik
Post a Comment